PANCASILA
SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN
BERBANGSA DAN BERNEGARA
Awalnya
istilah Paradigma berkembang dalam dunia ilmu pengetahuan terutama yang
kaitannya dengan filsafat ilmu pengetahuan. Inti sari paradigma adalah suatu
asumsi-asumsi dasar dan asumsi teoritis yang umum dan dijadikan sumber hukum,
metode serta penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat menentukan sifat,
ciri dan karakter ilmu pengetahuan itu sendiri.
Penggalakan
sebuah pembangunan perlu adanya sebuah paradigma, yaitu sebuah kerangka
berfikir atau sebuah model mengenai bagaimana hal-hal yang sangat esensial
dilakukan. Pembangunan dalam prespektif Pancasila adalah pembangunan yang sarat
muatan nilai yang berfungsi menjadi dasar pengembangan visi dan menjadi
referensi terhadap pelaksanaan pembangunan.
Pancasila sebagai
orientasi pembangunan
Pada saat ini Pancasila lebih
banyak dihadapkan pada berbagai varian kapitalisme daripada komunisme atau
sosialisme. Fungsi Pancasila ialah memberi orientasi untuk terbentuknya
struktur kehidupan sosial-politik dan ekonomi yang manusiawi, demokratis dan
adil bagi seluruh rakyat. Sila – sila Pancasila yang bermuatan nilai-nilai
religius, nilai-nilai human, nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai demokrasi, dan
nilai-nilai keadilan merupakan sebuah organis, harmonis, dinamis, sebagai
orientasi pembangunan nasional dan mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional
sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
Pancasila sebagai
kerangka acuan pembangunan
Pancasila diharapkan dapat menjadi
matriks atau kerangka referensi untuk memperbaharui tatanan sosial-budaya.
Fungsinya yaitu Pancasila menjadi dasar visi yang memberi inspirasi untuk
membangun suatu corak tatanan sosial-budaya yang akan datang, membangun visi
masyarakat Indonesia di masa yang akan datang; dan Pancasila sebagai nila-nilai
dasar menjadi referensi kritik sosial-budaya.
Pancasila
sebagai peradigma pembangunan pendidikan
Salah satu agenda penting dalam
upaya mengatasi krisis dalm kehidupan bangsa kita adalah melalui pendidikan
karakter, pendidikan nilai, pendidikan moral, pendidikan akhlak, pendidikan
budi pekerti. Dalam penerapannya hendak memperhitungkan baik kemampuan peserta
didik untuk berpikir tentang persoalan-persoalan moral, maupun cara di mana
seorang peserta didik benar-benar bertindak dalam situasi-situasi yang
menyangkut benar dan salah.
Pancasila
sebagai paradigma pembangunan ideologi
Ideologi adalah prinsip dinamika,
karena merupakan pedoman menjadi pola dan norma hidup dan sekaligus juga berupa
ideal atau cita-cita. Pengembangan Pancasila sebagai ideologi yang memiliki
dimensi realitas, idealitas, dan fleksibilitas menghendaki adanya dialog yang
tiada henti dengan tantangan-tantangan masa kini dan masa depan dengan tetap
mengacu kepada pencapaian tujuan nasional dan cita-cita nasional Indonesia.
Pancasila
sebagai paradigma pembangunan politik
Dengan kelima prinsipnya Pancasila
memang menjadi dasaryang cukup integratif bagi kelompok-kelompok politik yang
cukup heterogen dalam sejarah Indonesia modern. Untuk mengatasi permasalahan di
bidang politik, tidak ada jawaban lain kecuali kita harus mengembangkan sistem
politik yang benar-benar demokratis. Demokratisasi merupakan upaya penting
dalam mewujudkan civil society.
Pancasila sebagai
paradigma pembangunan ekonomi
Pembangunan ekonomi nasional harus
juga berarti pembangunan sistem ekonomi yang kita anggap paling cocok bagi
bangsa Indonesia. Dalam penyusunan sistem ekonomi nasional yang tangguh untuk
mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sudah semestinya Pancasila sebagai
landasan filosofisnya. Itulah yang disebut Sistem Ekonomi Pancasila, yang bukan
merupakan sistem ekonomi liberal-kapitalistik, dan juga bukan merupakan sistem
ekonomi yang etatitik atau serba negara.
Pancasila
sebagai paradigma pengembangan sosial-budaya
Melalui pendekatan inklusif,
artinya yang bersifat non-diskriminatif, Pancasila memberikab suatu kerangka di
dalam mana semua kelompok di dalam masyarakat dapat hidup bersama, bekerja
bersama di dalam suatu dilog karya yang terus-menerus guna membangun suatu masa
depan itu. Pancasila membiarkan masa depan itu terbuka untuk ditentukan dan
dibangun secara bersama-sama oleh semua anggota masyarakat Indonesia.
Pancasila sebagai
peradigma pembangunan ketahanan nasional
Kaitan Pancasila dalam ketahanan
nasional adlah kaitan anatar idea yang mengakui pluralitas yang membutuhkan
kebersamaan dan realitas terintegrasinya pluralitas.
Pancasila
sebgai paradigma pembangunan hukum
Sistem hukum menurut wawasan Pancasila
merupakan bagian integral dari keseluruhan sistem kehidupan masyarakat sebagai
suatu keutuhan dan karena itu berkaitan secara timbal balik melalui berbagai
pengaruh dan interaksinya, dengan sitem-sistem lainnya.
Pancasila
sebagai paradigma pembangunan kehidupan beragama
Pendidikan agama hendaknya
mendukung perkembangan peserta didik bukan ke arah kesempitan , melainkan ke
pandangan yang luas, bukan ke primordialisme melainkan ke kemampuan untuk
menghayati nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, bukan ke arah
fanatisme melainkan ke kemampuan untuk
bersikap toleran, ke arah keyakinan kuat dalam agamanya dan ke arah
kepekaan dan keprihatinan penderitaan orang lain.
Pancasila
sebagai paradigma pembangunan ilmu dan teknologi
Pancasila berperan memberikan
prinsip etis kepada ilmu seperti martabat manusia tidak boleh diperalat untuk
kepentingan iptek, iptek harus sedpat mungkin membantu manusia melepaskan
kesulitan hidup, harus menghindari monopoli iptek, dll.
No comments:
Post a Comment